Denie Nataprawira
Denie Nataprawira
Независимый дистрибьютер Herbalife
Jl. Slamet Riyadi III No. 3, Kebon Manggis, Matraman
Jakarta Timur Jakarta Raya 13150
Email: nataprawira@yahoo.com Телефон: +622185904722
6 Penyakit Orang Kantoran

Kompas.com — Di zaman modern sekarang ini, para pekerja lebih banyak menghabiskan waktunya di belakang meja. Menurut data Urban Institute, jumlah pekerjaan yang membutuhkan aktivitas fisik memang telah bekurang 10 persen di tahun 1950.

Duduk berjam-jam di belakang meja bukannya tanpa risiko. Gangguan kesehatan seperti nyeri punggung, mata lelah, hingga gangguan tidur bisa ditimbulkan dari gaya hidup kurang gerak ditambah lingkungan kerja yang penuh stres tersebut. Apa saja risiko kesehatan yang mengintai “orang kantoran?”

1. Sindrom karpal tunnel Sindrom ini merupakan gejala dari adanya nyeri, rasa kesemutan, serta baal di jari tangan. Gangguan ini bisa timbul karena penekanan mekanis yang berulang dan ritmis, seperti mengetik. Untuk mencegahnya, lakukan peregangan ringan untuk mengendurkan tegangan di pergelangan tangan. Setelah mengetik, istirahatkan tangan sejak. Konsultasikan pada dokter jika gejala dirasakan cukup mengganggu.

2. Nyeri punggung bawah Duduk selama berjam-jam, terlebih dengan postur tubuh yang salah atau kursi yang ergonomis, bisa berakibat buruk pada tulang belakang. Menurut sebuah penelitian, nyeri punggung merupakan alasan utama para karyawan untuk mangkir dari pekerjaan. Posisi duduk yang benar adalah duduk dengan membagi beban berat tubuh sehingga tidak hanya bertumpu pada pinggang.

Selain memerhatikan postur tubuh saat duduk, olahraga secara teratur termasuk aktivitas pengencangan perut bisa mengurangi rasa nyeri di bagian punggung bawah. Selain itu, hindari duduk dengan kondisi dompet terlalu penuh karena bisa menimbulkan tekanan pada saraf di bagian panggul.

3. Masalah pada sendi Tubuh manusia diciptakan untuk bergerak dan berada dalam satu posisi yang lama bisa membuat sendi tegang. Karena itu, secara teratur berdiri dan berjalan-jalanlah di sela waktu kerja.

4. Mata lelah Menatap layar komputer terlalu lama bisa membuat penglihatan terganggu dan mata sensitif. Menurut Mayo Clinic, gejala-gejala seperti mata kering, berair, sakit kepala, atau sakit leher, bisa digolongkan sebagai gejala mata lelah (eyestrain). Untuk mencegahnya, besarkan ukuran huruf di layar komputer sehingga Anda tidak perlu terlalu sering berkedip. Selain itu, kurangi pancaran sinar dari layar komputer dan istirahatkan mata secara berkala dengan cara menatap ke arah lain.

5. Bakteri Meja kerja, dalam hal kandungan bakterinya, ternyata lebih banyak dan lebih kotor dibanding toilet. “Bakteri berkumpul di meja karena biasanya orang melakukan banyak hal di sana, mulai dari makan dan menyimpan benda, namun jarang membersihkannya,” kata ahli mikrobiologi dari Universitas Arizona, Dr Charles Gerba. Anda bisa mengurangi jumlah bakteri dengan rutin membersihkan meja dengan lap dan cairan antibakteri setiap harinya.

6. Situasi stres Satu dari enam pekerja di Amerika mengatakan, rasa kesal dan marah di kantor bisa menimbulkan dampak buruk. Sekitar 2-3 persen mengatakan, mereka pernah menampar atau memukul rekan kerjanya. Selain itu, 22 persen pekerja mengaku pernah menangis akibat rasa stres di tempat kerja.

Tekanan atau stressor kecil bisa dikendalikan dengan cara menarik napas panjang dan melakukan teknik relaksasi yang bisa dilakukan sambil duduk. Atau, luangkan waktu untuk berjalan-jalan di taman dan tempat lain untuk mengalihkan perhatian sejenak. Konflik yang terjadi dengan rekan kerja bisa diatasi dengan bantuan mediasi pihak ketiga agar tidak menumpuk dan menimbulkan tindakan yang tak diharapkan.

Source

Опубликовано Denie Nataprawira на 5 мая 2013 г.

Feed-icon

*Отзывы по потере веса или здоровья, представленные здесь, применимы к изображенным лицам и не являются гарантией потери веса. Продукты Herbalife могут быть здоровой частью вашей программы потери веса, которая включает в себя диету и упражнения.

An extensive questionnaire generated responses from more than 200 U.S. Herbalife Independent Distributors about their weight-loss programs and results. They reported weight loss ranging from 4 pounds to 167 pounds and a reduced body mass index (BMI) of 1.5 points to 24.1 points, suggesting that consumption of Herbalife® products is associated with weight loss and improvement in BMI in those ranges.

**Эти заявления не были оценены Управлением по контролю за продуктами и лекарствами. Этот продукт не предназначен для диагностики, лечения или предотвращения заболевания.

Выберите страну
Us_small



Моя корзина
Ваш аккаунт
Последние сообщения в блоге
Dalam takaran yang pas, kopi punya segudang manfaat kesehatan. Mulai dari antioksidan pencegah kanker dan kerusakan sel, hingga kafein penghilang rasa kantuk dan pembangkit stamina. Namun kalau berlebihan, kopi kadang justru berbahaya.
Mood tiba-tiba memburuk, padahal tak ada yang mengganggu hari Anda? Bisa jadi Anda baru saja mengonsumsi makanan yang salah.
Apa saja risiko kesehatan yang mengintai “orang kantoran?”
SubscribeПодпишитесь прямо сейчас!
Enews
Электронный бюллетень
Зарегистрируйтесь, чтобы получать новости о продуктах Herbalife и советы по питанию.